Kamar Franklin sangat berantakan. Ia ingin bermain “Kesatria Penolong” bersama Beaver, tetapi ia tidak dapat menemukan pedang kesayangannya. Franklin malas membereskan kamarnya hingga rapi, maka ia tidak membawa pedang saat bermain. Ternyata permainan jadi kurang menyenangkan jika tanpa pedang. Franklin lalu pulang dengan kecewa. Saat tiba di rumah, ibu Franklin menasihati Franklin agar tid…
Franklin sudah bisa menyelam ke dalam air dan bermain bisbol. Ia juga sudah bisa memanjat dan berayun-ayun di palang titian. Bahkan, ia sudah bisa bermain ayunan sampai melambung tinggi. Tetapi Franklin masih punya masalah, yaitu ia tidak bisa naik sepeda tanpa roda penolong.
Franklin sangat senang bermain sepak bola. Kadang-kadang Franklin tidur sambil membawa bolanya. Bahkan, Franklin sering bermimpi mencetak gol. Kenyataannya Franklin belum bisa menendang bola dengan baik. Franklin juga belum pernah membuat gol. Begitu juga dengan tim sepak bolanya, sehingga mereka selalu kalah dalam pertandingan. Tim Bearlah yang selalu menjadi pemenang. Akhirnya Franklin bisa m…
Sejak lama, Franklin ingin memiliki hewan piaraan. Setelah Franklin berjanji akan memberi makan, membersihkan kandang, dan membawa hewan piaraannya ke dokter jika sakit, orang tuanya mengabulkan keinginannya. Franklin ingin hewan piaraan yang tenang dan selalu ada di dekatnya. Ia menolak, ketika orang tuanya menawarinya dengan hewan piaraan anjing, kucing, tupai, juga kelinci. Maka pergilah mer…