Petey is up to no good in the second Dog Man book from worldwide bestselling author and artist Dav Pilkey. Dog Man is still learning a few tricks of the trade. Petey the Cat is out of the bag, and his criminal curiosity is taking the city by storm. Something fishy is going on! Can Dog Man unleash justice on this ruffian in time to save the city, or will Petey get away with the purr-fect crime?
Kamar Franklin sangat berantakan. Ia ingin bermain “Kesatria Penolong” bersama Beaver, tetapi ia tidak dapat menemukan pedang kesayangannya. Franklin malas membereskan kamarnya hingga rapi, maka ia tidak membawa pedang saat bermain. Ternyata permainan jadi kurang menyenangkan jika tanpa pedang. Franklin lalu pulang dengan kecewa. Saat tiba di rumah, ibu Franklin menasihati Franklin agar tid…
Franklin sudah bisa menyelam ke dalam air dan bermain bisbol. Ia juga sudah bisa memanjat dan berayun-ayun di palang titian. Bahkan, ia sudah bisa bermain ayunan sampai melambung tinggi. Tetapi Franklin masih punya masalah, yaitu ia tidak bisa naik sepeda tanpa roda penolong.
Franklin sangat senang bermain sepak bola. Kadang-kadang Franklin tidur sambil membawa bolanya. Bahkan, Franklin sering bermimpi mencetak gol. Kenyataannya Franklin belum bisa menendang bola dengan baik. Franklin juga belum pernah membuat gol. Begitu juga dengan tim sepak bolanya, sehingga mereka selalu kalah dalam pertandingan. Tim Bearlah yang selalu menjadi pemenang. Akhirnya Franklin bisa m…
Di suatu desa di pinggir pantai, Naga Smong terbanngun dari dasar laut. Penduduk desa panik. Semua berlari ke arah bukit. Namun, Banta tidak takut. Ia bersama seekor elang laut besar menghadapi si naga raksasa agar tidur kembali.--In a village by the beach, Smong the Dragon wakes up from the seabed. The villagers ger panicked. Everyone runs to the hills, but Banta is not afraid. Together with a…
Bunny dan ketujuh saudaranya ingin merayakan ulang tahun. Tapi, kue mereka tiba-tiba hilang, aduh... Pesta tanpa kue rasanya membosankan. Di antara Tiger, Rhino, dan Flamingo... bisakah kamu menebak siapa yang makan kuenya?.--
Hari ini panas bukan main. Badan Aster rasanya seperti meleleh. Tapi, dia harus ke rumah Nina untuk mengerjakan tugas kelompok. Sampai di sana, kenapa tenggorokan Aster gatal? Suaranya juga hilang! Semua tiba-tiba berputar!
Hore, ada bazar di sekolah. Nara pergi melihat-lihat bersama kedua sahabatnya. Nisa dan Wilan ingin beli pensil lucu, tapi... pensil Nara masih ada. Nisa dan Wulan juga ingin beli spageti, tapi... Nara tidak suka. Nara ingin bilang, tapi tidak ingin merusak persahabatannya. Bagaimana caranya, ya?
Bima selalu mengandalkan Mama dalam keseharian. Kamar Bima juga acak-acakan karena dia tak mau merapikan. Suatu hari, Bima berkunjung ke rumah Satriya. Bima heran sekali. Satria punya kamar yang rapi. Bima malu sekali. Bisakah Bima melakukannya juga?
Momo membuat kekacauan di kamat. Dia tidak sengaja, jadi itu bukan salahnya! Saat ayah masuk, Momo berkata, "Ini gara-gara Dino!". Apakah benar Dino yang melakukannya?