Two squirrel sisters, Page and Sage, decided to go for a bike ride. But they only have one bicycle for both of them. Each book features simple text, decodable words, strong picture cues, and one to six lines of text per page to promote reading confidence and success.
The story follows the adventures of a small elephant who learns to believe in itself and its abilities, despite being small in size. Each book features simple text, decodable words, strong picture cues, and one to six lines of text per page to promote reading confidence and success.
Smart Cookie thought she was smarter than everyone else and believed she didn?t need friends. But one accident changed her mind. Each book features simple text, decodable words, strong picture cues, and one to six lines of text per page to promote reading confidence and success.
Who would play with the bossy boots? The book features simple text, decodable words, strong picture cues, and two to four lines of text per page to support readers with just a little experience under their belts. Children will laugh, learn, and build confidence with this funny book on their favorite topics
Kamar Franklin sangat berantakan. Ia ingin bermain “Kesatria Penolong” bersama Beaver, tetapi ia tidak dapat menemukan pedang kesayangannya. Franklin malas membereskan kamarnya hingga rapi, maka ia tidak membawa pedang saat bermain. Ternyata permainan jadi kurang menyenangkan jika tanpa pedang. Franklin lalu pulang dengan kecewa. Saat tiba di rumah, ibu Franklin menasihati Franklin agar tid…
Franklin sudah bisa menyelam ke dalam air dan bermain bisbol. Ia juga sudah bisa memanjat dan berayun-ayun di palang titian. Bahkan, ia sudah bisa bermain ayunan sampai melambung tinggi. Tetapi Franklin masih punya masalah, yaitu ia tidak bisa naik sepeda tanpa roda penolong.
Franklin sangat senang bermain sepak bola. Kadang-kadang Franklin tidur sambil membawa bolanya. Bahkan, Franklin sering bermimpi mencetak gol. Kenyataannya Franklin belum bisa menendang bola dengan baik. Franklin juga belum pernah membuat gol. Begitu juga dengan tim sepak bolanya, sehingga mereka selalu kalah dalam pertandingan. Tim Bearlah yang selalu menjadi pemenang. Akhirnya Franklin bisa m…
Hore, ada bazar di sekolah. Nara pergi melihat-lihat bersama kedua sahabatnya. Nisa dan Wilan ingin beli pensil lucu, tapi... pensil Nara masih ada. Nisa dan Wulan juga ingin beli spageti, tapi... Nara tidak suka. Nara ingin bilang, tapi tidak ingin merusak persahabatannya. Bagaimana caranya, ya?
Bima selalu mengandalkan Mama dalam keseharian. Kamar Bima juga acak-acakan karena dia tak mau merapikan. Suatu hari, Bima berkunjung ke rumah Satriya. Bima heran sekali. Satria punya kamar yang rapi. Bima malu sekali. Bisakah Bima melakukannya juga?
Momo membuat kekacauan di kamat. Dia tidak sengaja, jadi itu bukan salahnya! Saat ayah masuk, Momo berkata, "Ini gara-gara Dino!". Apakah benar Dino yang melakukannya?