Kamar Franklin sangat berantakan. Ia ingin bermain “Kesatria Penolong” bersama Beaver, tetapi ia tidak dapat menemukan pedang kesayangannya. Franklin malas membereskan kamarnya hingga rapi, maka ia tidak membawa pedang saat bermain. Ternyata permainan jadi kurang menyenangkan jika tanpa pedang. Franklin lalu pulang dengan kecewa. Saat tiba di rumah, ibu Franklin menasihati Franklin agar tid…
Franklin sudah bisa menyelam ke dalam air dan bermain bisbol. Ia juga sudah bisa memanjat dan berayun-ayun di palang titian. Bahkan, ia sudah bisa bermain ayunan sampai melambung tinggi. Tetapi Franklin masih punya masalah, yaitu ia tidak bisa naik sepeda tanpa roda penolong.
Franklin sangat senang bermain sepak bola. Kadang-kadang Franklin tidur sambil membawa bolanya. Bahkan, Franklin sering bermimpi mencetak gol. Kenyataannya Franklin belum bisa menendang bola dengan baik. Franklin juga belum pernah membuat gol. Begitu juga dengan tim sepak bolanya, sehingga mereka selalu kalah dalam pertandingan. Tim Bearlah yang selalu menjadi pemenang. Akhirnya Franklin bisa m…
Hore, ada bazar di sekolah. Nara pergi melihat-lihat bersama kedua sahabatnya. Nisa dan Wilan ingin beli pensil lucu, tapi... pensil Nara masih ada. Nisa dan Wulan juga ingin beli spageti, tapi... Nara tidak suka. Nara ingin bilang, tapi tidak ingin merusak persahabatannya. Bagaimana caranya, ya?
Bima selalu mengandalkan Mama dalam keseharian. Kamar Bima juga acak-acakan karena dia tak mau merapikan. Suatu hari, Bima berkunjung ke rumah Satriya. Bima heran sekali. Satria punya kamar yang rapi. Bima malu sekali. Bisakah Bima melakukannya juga?
Momo membuat kekacauan di kamat. Dia tidak sengaja, jadi itu bukan salahnya! Saat ayah masuk, Momo berkata, "Ini gara-gara Dino!". Apakah benar Dino yang melakukannya?
Ahmad selalu terburu-buru saat bersiap berangkat sekolah. Itu semua karena Ahmad selalu bangun terlambat.
Sejak lama, Franklin ingin memiliki hewan piaraan. Setelah Franklin berjanji akan memberi makan, membersihkan kandang, dan membawa hewan piaraannya ke dokter jika sakit, orang tuanya mengabulkan keinginannya. Franklin ingin hewan piaraan yang tenang dan selalu ada di dekatnya. Ia menolak, ketika orang tuanya menawarinya dengan hewan piaraan anjing, kucing, tupai, juga kelinci. Maka pergilah mer…
A trainload of toys and goodies has to cross the mountain. All the big strong engines refuse to help, but the good-hearted, heroic Little Blue Engine comes to the rescue
Tiger is in a terrible mood. He has been angry with everyone all day. Then Monkey accidentally chooses the book that Tiger wanted and Tiger has a full blown tantrum in the library. How can Miss Bird help Tiger to manage his anger, and how can he make up with his friends?