Kita datang ke dunia ini sebagai saudara, tapi mengapa kita mesti diikat pada daging dan darah, yang ternyata hanya memisahkan kita? Itulah tragika anak manusia yang digeluti oleh novel Putri Cina ini. Novel ini melukiskan, bagaimana anak manusia itu ingin mencintai bumi tempat ia berpijak. Tapi ternyata bumi tersebut tak mau menjadi tanah airnya yang aman, damai, dan tenteram. Ia yakin, dengan…
Anak-anak Semar karya Sindhunata berkisah tentang Semar sebagai pembawa harapan dan pengingat akan nilai-nilai serta akar budaya di tengah zaman yang bergerak begitu cepat. Dalam buku dengan ilustrasi lukisan karya Nasirun ini, wajah Semar kerap berubah-ubah. Kadang ia disebut Sang Pamomong, sosok yang selalu melindungi rakyat kecil dan tertindas. Lain waktu, ia juga seperti pohon rindang yang …
Jika kata-kata diibaratkan air, maka sejatinya ia mengalir bebas ke berbagai arah. Seperti juga puisi-puisi di buku ini. Sindhunata menulis tentang yang suci sampai yang kotor, yang atas sampai yang bawah, yang rasional sampai yang irasional. Beberapa terdengar seperti doa, yang lain seperti sumpah serapah, lainnya lagi seperti mantra. Tidak berhenti sebagai puisi, beberapa telah beralih wahana…
Anak Bajang Mengayun Bulan karya Sindhunata menampilkan kisah sebuah keluarga menjalani sukacita dan tragedi dalam kehidupan. Melalui para tokohnya, kita diajak kembali memaknai cinta, nafsu, kesempurnaan, kegagalan, yang baik, dan yang buruk. Sebuah kisah yang menampilkan perjuangan sejati dan keikhlasan untuk mencintai sampai habis.
Ratu Adil: Ramalan Jayabaya & Sejarah Perlawanan Wong Cilik adalah kisah pergulatan dan perlawanan wong cilik. Karya monumental ini, dengan menggali berbagai literatur penting, mampu menerobos dan menguak kepingan-kepingan sejarah yang terabaikan di Jawa pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Buku ini juga menampilkan kepingan-kepingan sejarah itu dalam goresan kuas Budi Ubrux. Lebih dari lima…
Lewat analisis sastra, budaya, dan agama, Girard menunjukkan bahwa manusia mempunyai potensi menghancurkan dirinya sendiri dan kultur adalah bangunan yang amat rapuh. Kultur, bahkan juga agama, adalah institusi manusia yang dihantui rivalitas dan kekerasan yang bermuara pada pembunuhan kambing hitam. Girard menelanjangi muslihat dan tata karma kultural maupun religius yang kelihatannya amat luh…
Buku ini berisi kisah-kisah feature dan tulisan tentang beberapa Jesuit Indonesia. Dengan membaca buku ini, pembaca dapat mengenal dan memperoleh gambaran siapakah Jesuit itu. Mereka bekerja dalam banyak bidang. Tidak hanya sebagai pastor, penggembala umat, tetapi juga sebagai dosen, peneliti, filsuf, teolog, pemikir, budayawan, dan penulis. Sebagian terjun di bidang pengabdian dan pelayanan so…
Karl Rahner, seorang Jesuit dan teolog terpandang, pernah berkata kepada juniornya, “Imanmu adalah iman rakyat setanah airmu, iman yang naif tetapi benar.” Ucapan itu membawa kita kepada apa yang pernah ditulis oleh jurnalis dan satiris Kurt Tucholsky, “Rakyat umum- nya mengerti dengan salah, tetapi umumnya pula mereka merasa dengan benar.” Iman dan spiritualitas kerakyatan itulah yang …
Buku Sisi Sepasang Sayap ini adalah usaha kecil untuk memperkenalkan kehidupan para bruder Jesuit di Indonesia, yang kiranya belum banyak dikenal orang. Kehidupan mereka adalah harta rohani yang memungkinkan Serikat Yesus dapat berada, hidup, dan bekerja sampai dewasa ini. Bruder Jesuit menghayati panggilan, tugas, dan karyanya dengan amat sederhana. Mereka dekat dengan pekerjaan dan hidup hari…
Para pengamat sastra mengatakan bahwa kisah buku ini merepresentasikan perlawanan mereka yang lemah dan tak berdaya menghadapi absurditas nasib dan kekuasaan. Dengan imajinasi simbolik yang sangat kaya disertai penggalian makna-makna filosofis yang sangat dalam, buku ini mampu menghidupkan kembali kisah klasik Ramayana dalam bentuk sebuah karya sastra yang indah namun sangat enak untuk dinikmati.