Di Bawah Lentera Merah karya Soe Hok Gie adalah sebuah catatan harian yang menggambarkan pemikiran, refleksi, dan pergulatan batin seorang aktivis muda Indonesia dalam menghadapi berbagai masalah politik, sosial, dan kemanusiaan pada masa akhir Orde Lama dan awal Orde Baru. Buku ini merekam pengalaman pribadi Gie sebagai mahasiswa Universitas Indonesia, aktivis pergerakan, serta seorang idealis…
Kalau Anda sedang melintas di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), cobalah rehat sejenak. Singgahi beberapa objek wisata. Dijamin rasa lelah selama perjalanan darat akan berganti ceria. Di Danau Ranau misalnya, Anda bisa menyegarkan pikiran sekaligus menyehatkan tubuh dengan berendan air hangat. Mengarah ke utara, Anda bisa menikmati suasana alam pegunungan Dempo yang segar, bersih, dan sejuk. B…
Lewat kumpulan esai ini, Obary mengajak kita untuk menatap lekat-lekat wajah kebudayaan Indonesia yang compang-camping dan menyedihkan. Namun nun di sebaerang cakrawala terdapat secercah harapan, Harapan yang dapat membuat kita tersenyum menatap masa depan. Dengan gaya khas yang "nyelekit" tapi "asyik", Sobary menyeru untuk bangkit. Kebudayaan, Sobary mengingatkan, hidup dan berkembang bukan ka…
Jadilah kata-kata yang saling merekat, mempertemukan dan menghubungkan kalimat-kalimat, tanpa mempersoalkan arti, karena kelak di sanalah kautemukan alam baru, yang mempersatukan kau dan dia. Kau dan dia, melebur dalam keindahan, segalanya pun berpijar, terciptalah semua debar, degup, gemuruh, yang melenyapkan batas dan antara, hanya ada nyawa yang saling mencari dan merengkuh. Duka, bahagia, b…
Inilah sepenggal kisah dari Kerajaan Majapahit. Setelah Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa untuk menyatukan nusantara, salah satu langkah pertamanya adalah memperkuat armada laut. Seorang laksamana bernama Nala ia perintahkan untuk membangun kapal-kapal jung, memperkuat benteng istana, juga sungai dan laut. Cerita pertempuran Raden Wijaya dengan Raja Kediri, yang dibantu panglima dari Mongol,…
"Zaman Peralihan" adalah kumpulan tulisan Soe Hok Gie tentang kondisi Indonesia di era peralihan kekuasaan Soekarno ke Soeharto. Rangkaian sejarah yang menunjukkan pada kita bahwa zaman boleh beralih, namun akar dari semuanya tak boleh tercerabut, yaitu kemanusiaan kita sebagai sebuah bangsa. Ini akan menjadi penuntun jalan kita untuk pulang dan mengeja kembali kebangsaan kita di antara carut m…
Di sela kesibukannya memelihara kecoa dan menyeduh mie instan, si Juki tiba-tiba mendapat tugas untuk jalan-jalan ke Korea! Tak hanya sendiri, dalam perjalanan kali ini si juki ditemani oleh sepupunya juleha. Dipandu oleh Duo Larva Red dan Yellow, Juki dan Juleha berpetualang di berbagai tempat seru di Korea!
Cerita Si Juki memang ga pernah jauh2 dari isi kantong alias dompet. Kali ini pun, cerita Si Juki berkisar tentang bagaimana cara menabung yang baik. Juki punya karakter yang menarik, setiap tokoh dalam komik memang punya keunikannya masing-masing, seperti Juki. Juki yang terlibat masalah ekonomi dan uang akhirnya bisa memanage dengan ketrampilannya sendiri. Buku yang cocok dibaca dan ringan un…
"Si Juki: Lika-Liku Anak Kos" mengisahkan keseharian Juki yang nama aslinya adalah Muhammad Marzuki sebagai representasi mahasiswa yang hidup sebagai anak kos yang kreatif dan kocak. Dibarengi juga dengan berbagai macam kesulitan yang biasa dialami oleh anak kos seperti kehabisan uang bulanan, tugas yang menumpuk dan ibu kos yang menagih uang sewa. Sampai hal-hal receh lainnya khas anak kos yan…
Si Juki Anak Kosan Volume 2 merupakan fiksi sastra jenis komik karangan Faza Meonk. Juki, karakter komik yang mengaku anti mainstream dan merasa ngetop, memulai karirnya dari ‘bawah’. Awalnya, dia sekadar tampil sebagai cameo di komik-komik online maupun offline. Namun, karakternya yang lucu, ngeselin, cuek, dan banyak hoki itu membuat Juki semakin dikenal dan disukai pembacanya.