Lyle, Karen, Janie, and Reese must find a way off an island while they dodge strange and dangerous things on the island
Anak kelas empat pergi ke Museum Marina. Mereka menemukan banyak fakta menarik tentang laut disana. Mulai dari perbandunga lautan dengan daratan, jenis tanaman di laut, hingga belajar bagaimana cara menjaga laut dan ekosistem di dalamnya.
Mawi senang pergi ke pasar terapung bersama Ibu. Namun, suatu saat satu persatu barang-barang penjual hilang. Mawi dituduh mengambil barang tersebut, dan ia meminta maaf. Padahal, Mawi tidak merasa mengambil satupun barang. Ia lantas menghentikan jukungnya di sisi sungai dan melihat-lihat sekitar. Siapakah yang mengambil barang-barang penjual?
Buku ini mengenalkan alat-alat yang bekerja dengan menggunakan roda. Namun, apa jadinya jika tidak ada roda di dunia ini?
Pangeran Katak senang melompat keliling desa sambil meregangkan keteknya. Namun, hewan-hewan jatuh pingsan saat ia lewat. Seekor lalat kecil memberitahu Pangeran Katak bahwa bau keteknya adalah penyebab semua hewan pingsan. Ia lalu mencium keteknya sendiri dan mencium bau yang amat tidak sedap. Dengan bantuan penasihatnya, Pangeran Katak mencari cara supaya keteknya tidak bau lagi.
Saat Kino berangkat ke sekolah, hujan turun. Dia berteduh di Halte Mentari. Ternyata, hewan lain juga mau ikut berteduh. Lama-kelamaan, makin ramai.
Kota kecil itu dipenuhi sampah. Botol plastik, kaleng kemasan, dan sisa-sisa makanan telah mengotori banyak tempat. Hueeek! Aroma tak sedap melayang di udara mengganggu acara makan bersama. Bunbun dan Papap terlihat panik. Sambil mengajak Kaka dan Dede, mereka pun beraksi. Selain cerita yang kocak dan menghibur, buku ini juga dilengkapi dengan informasi tentang sampah dan cara mengelolanya.
Dongen Seru Flora berisi 10 cerita dongen tumbuhan yang menghibur dan penuh makna. Selain itu, terdapat juga fakta menarik seputar flora di setiap akhir cerita yang penting untuk diketahui para pembaca.
Biografi singkat Butet Manurung, seorang wanita muda yang membangun sekolah untuh Suku Orang Rimba di pedalaman hutan Sumatera.
Di sebuah kota yang tak tersentuh cahaya bintang, terjalin persahabatan antara dua sosok yang terbuang, Poupelle si Monster Sampah dan Lubicchi si anak yatim. Sebuah petualangan terjadi. Demi membuktikan sebuah keyakinan: Bintang itu ada dan senantiasa bersinar.