Ardi yang pada mulanya rajin sembahyang, kemudian menjauhi agama sama sekali karena menyaksikan praktek-praktek yang tidak sesuai dengan ajaran agama yang dianutnya, untuk akhirnya masuk dalam sebuah organisasi kebudayaan yang berpengaruh pada saat itu dan yang memberinya banyak fasilitas. Akan tetapi di kemudian hari, Ardi sadar bahwa ia menempuh jalan yang sesat. Dalam roman ini, Ajip Rosidi …