Karya sastra Sarjono serupa pemain akrobat yang berjalan di atas tali, ia tak pernah berpaling dari obyektivitas, namun sekaligus mendapatkan landasan baru melalui kecermatan yang ekstrim. Selain diuji, setiap berlian akan menguji ketajaman seorang jauhari. Demikian juga sajak Agus R. Sarjono, bagai berlian dengan banyak faset yang menantang sekaligus menguji kepekaan pembaca sastra di Indonesia.
Among its many admirers, Java has Jean-Pascal Elbaz, who is at the origi of this guidebook project. He partners with an Indonesian artist, Agung Kurniawan, as well as with students of archeology and snthropology. Together they explored one by one all of those forgotten sites, gathered the extrvagant legends from villagers of the surroundings and noted, with great precision, the directions to re…
Dari kamar mandi yang jauh dan sunyi saya ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puisi. Sabda sudah menjadi saya. Saya akan dipecah-pecah menjadi ribuan kata dan suara. Tubuhku kenangan yang sedang menyembuhkan lukanya sendiri. Menggigil adalah menghafal rute menuju ibu kota tubuhmu. Lupa: mata waktu yang tidur sementara. Tuhan yang merdu, terimalah kicau burung dalam kepalaku. Kita adalah cinta yan…
Kekuatan cerita-cerita dalam buku ini bukan hanya pada ide yang jarang sekali disentuh penulis lain, tapi juga gaya bercerita yang lancar, plot-plot yang deras tak terduga, dan akhir cerita yang tak pernah biasa. Selain Sangkuriang yang Memburu sumbi, kisah-kisah lain dalam buku kumpulan cerpen ini tak juga kalah memikatnya.
Tara Dupont menyukai Paris dan musim gugur. Ia mengira sudah memiliki segalanya dalam hidup? sampai ia bertemu Tatsuya Fujisawa yang susah ditebak dan selalu membangkitkan rasa penasarannya sejak awal. Tatsuya Fujisawa benci Paris dan musim gugur. Ia datang ke Paris untuk mencari orang yang menghancurkan hidupnya. Namun ia tidak menduga akan terpesona pada Tara Dupont, gadis yang cerewet tapi b…
Novel Indonesia pertama bukanlah Azab dan Sengsara, tetapi Tjhit Liap Seng (Bintang Tujuh). Bukan terbit awal 1920-an, tetapi 35 tahun sebelumnya. Bukan buah pena Merari Siregar; seorang Batak, melainkan seorang Tionghoa dari Bogor, Lie Kim Hok. Malah karangan Lie Kim Hok itu didahului aktivitas penulis peranakan lain yang sejak tahun 1850-an dengan munculnya dunia pers dan penerbitan, atau bah…
Buku ini dipersiapkan dengan mengacu pada konsep desain dan tata letak Indonesia Now & Beyond. Coffee table book yang diterbitkan AndrewTani & Co. ini didesain dengan memadukan teks dan imaji agar setiap halaman mengalir dengan mulus. Filosofi di balik onsep ini adalah pemikiran bahwa teks dan foto dapat saling memperkaya untuk menghasilkan suatu karya yang utuh. LINEAR merupakan suatu upaya un…
Nannia adalah putri Dewa Anu dan Dewi Antu. Dia merupakan Utukki ke delapan dan Utukki yang memiliki fisik paling sempurna. Tujuh Utukki lainnya tercipta sebagai monster yang mengerikan. Meskipun Nannia memunyai fisik sempurna bak dewi, dia tetap saja monster. Kemudian, Nannia jatuh cinta pada pendeta bernama Enka. Jelas saja cinta mereka ditentang kuat oleh Dewa Anu dan Dewi Antu. Keadaan sema…
Delapan tahun berlalu. Ping telah berhasil menjadi penyanyi terkenal yang merajai percaturan musik Indonesia. Pada puncak kariernya, bayangan kelam mengintai kesuksesan Ping dan menggerogotinya dari dalam. Di titik terendahnya, Ping menemukan secercah kehidupan lama yang ia rindukan, termasuk kawan lamanya, Oding. Namun, segala sesuatunya tidak lagi sama. Sementara itu, Reuni Akbar Sekolah Prad…
Ardi yang pada mulanya rajin sembahyang, kemudian menjauhi agama sama sekali karena menyaksikan praktek-praktek yang tidak sesuai dengan ajaran agama yang dianutnya, untuk akhirnya masuk dalam sebuah organisasi kebudayaan yang berpengaruh pada saat itu dan yang memberinya banyak fasilitas. Akan tetapi di kemudian hari, Ardi sadar bahwa ia menempuh jalan yang sesat. Dalam roman ini, Ajip Rosidi …